Dunia Warnet

Articles by "Ajatappareng"

Ungkapan cinta tak kenal usia, agaknya benar adanya.Ketika cinta telah bersemayam dalam hati, apa pun yang terjadi seseorang akan menerima pasangannya apa adanya. Kisah itu juga dialami Andi Yusuf (35), warga Jl Rappang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Pernikahan Beda Usia Heboh di Marawi Pinrang


Pria yang bekerja sebagai Satpam RSUD Lasinrang Pinrang itu menikahi perempuan pujaan hatinya, yang usianya terpaut cukup jauh.
Pujaan hatinya itu bernama Hj Tati (60), warga Kelurahan Marawi, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang. Tati bekerja sebagai petani dan IRT biasa.

Momentum berbahagia itu terjadi pada Senin (7/8/2017) lalu. Yusuf pun menceritakan rentetan kisahnya saat pertama kali bertemu dengan Tati. Kejadiannya sekitar setahun lalu. Saat itu, ia bertugas sebagai piket dan mengurus absensi keluarga pasien yang menjenguk.

"Tati merupakan satu dari sekian keluarga pasien yang menjenguk saat itu. Kami pun berkenalan dan tukaran nomor HP," kata Yusuf saat ditemui, Kamis (10/8/2017). Meski sudah tukaran nomor kontak, lanjutnya, Yusuf jarang berkomunikasi lantaran sibuk urus pekerjaan.

"Paling saya hubungi tiga bulan sekali. Perjalanan hubungan kami mengalir saja. Yah namanya jodoh, Tuhan yang tentukan," ujar Yusuf. Ia menegaskan, pernikahan keduanya itu murni karena cinta dan saling suka. Bukan karena embel-embel kepentingan lainnya.[ads-post]"Saya suka Tati. Alasannya sesederhana itu," ucap Yusuf. Sementara itu, Tati mengatakan, hubungannya dengan Yusuf memang mengalir begitu saja."Namanya takdir, kita hanya bisa menerima itu," kata perempuan beranak 5 ini.

Terkait fotonya yang viral di media sosial, keduanya sangat menyayangkan hal itu. Apalagi, banyak isu miring yang beredar setelah tersebarnya foto itu. Mulai dari gosip pernikahannya yang disebabkan karena embel ekonomi hingga isu bahwa sang pria telah menikah sebelumnya.

"Padahal kenyataannya tidak demikian. Pengakuan suami saya, ia tak pernah menikah sebelumnya. Saya hanya bisa tutup mata dan telinga mendengar isu miring itu," ucap Tati.Keduanya berharap, tak ada lagi isu miring yang merusak hubungan mereka.

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andi Nawir Pasinringi meninggal dunia di Makassar, Jumat (4/8/2017). Mantan Bupati Pinrang dua periode itu tutup usia hanya berselang 14 hari sebelum ulang tahunnya yang ke 67, 17 Agustus 2017 mendatang.

Andi Nawir Pasinringi, Pemimpin yang Banyak Mengubah Pinrang

Jenazah almarhum,sudah diberangkatkan dari Makassar, menuju Pinrang, sebelum azan subuh. Ucapan duka cita pun mengalir di media sosial sesaat setelah berita itu terposting lewat halaman facebook resmi Andi Nawir Pasinringi.

Nawir adalaAndi Nawir adalah birokrat murni. Dia alumnus Institut Ilmu Pemerintahan, karier dimulai dari pamong sebagai kepala desa, camat, kepala dinas, asisten pemerintahan, bupati, anggota DPRD provinsi, calon wakil gubernur, dan terakhir meninggal dunia dalam kapasitas sebagai wakil rakyat level Republik.[ads-post]"Beliau daalah Sosok pemimpin yang selalu dirindukan oleh rakyat krn mampu dan peka' terhadap kebutuhan rakyatnya.. Pinrang mengalami perubahan yang sangat signifikan selama beliau memimpin 'bumi Lasinrang'," kata Ketua Umum at DPD II KNPI Pinrang Wahid Nara Iwa ·

Nawir ke parlemen dengan dua partai berbeda, Demokrat dan Gerindra. Di DPRD provinis 2009 dia mewalili Partai Demokrat dari dapil Pinrang, Enrekang, Sidrap. Di parlemen pusat, dia mewakili pemilih dari Dapil III, Pinrang, Sidrap, Enrekang, Toraja, Luwu Raya.


Kini Nawir duduk di Komisi IV yang membidangi kehutanan, perkebunan, pertanian, perikanan dan pangan. Aktivitas terakhirnya, di parlemen 10 Juli 2017 lalu menghadiri rapat paripurna di Senayan, kunjungan komisi ke Papua, dan lebaran di Pinrang, sekaligus menyatakan dukungan kepada Abdul Latief, sekprov Sulsel menjadi calon Bupati Pinrang.


PINRANG — Menjelang Hari Raya Idul Fitri Kepala Polisi Resort Pinrang AKBP Adhi Purboyo didampingi ibu-ibu Bhanyangkari memberikan kejutan Hari raya yakni melakukan kegiatan bagi-bagi sembako dengan puluhan tukang becak, Senin (19/6)

Sembako yang dibagikan berisi minyak goreng, tepung terigu,Sirup,dan mie instan.


Menurut Kapolres bagi-bagi sembako menjadi salah satu wujud kepedulian Polres Pinrang kepada masyarakat khusus para tukang becak 

” Jangan dilihat nilainya, tapi rasa kepedulian dan kebersamaanlah yang harus kita rasakan,” Kata Adhi Purboyo usai menyerhakan sembako secara simbolis didampingi Ibu ketua Bhayangkari

Ia berharap bantuan sembako ini bisa  membantu sekaligus bisa menjadi lebih dekat, polri dan masyarakat terutama tukang becak.(*)


SIDRAP — Nasib naas dialami salah satu warga jalan Dongi Desa Salobukkang, kecamatan Dua Pitue terpaksa meregang nyawa.

Operasi penggrebekan terduga pelaku sobis membawa petaka, Kamis pagi (15/6) sekitar pukul 08.30 wita. 

La Semmang (30) menemui ajal lantaran nekat melompat di Sungai Bila-Tanrutedong yang sedang meluap karena hujan terus menerus terjadi belakangan ini. 

Ceritanya, aparat dari Satuan Jantanras Krimsus Polda Sulsel yang dipimpin Iptu Kamaluddin bersama Bripka Adi Darmawan, Bripka Febri Nutanio, Brigpol Ridwan AL, serta Bripda Resky melakukan penggrebekan terhadap terduga pelaku penipuan ciber crime ala sobis di Desa Salobukkang, Dua Pitue Sidrap. 

Saat polisi mengepung TKP, empat dari lima pelaku yang berada di lokasi berhasil diamankan masing-masing Hj Rasa alias Risa, Jumiati alias Nia (32), Sumawati alias Umma (27) dan Ernawati alias Erna (27).

Sedangkan seorang terduga pelaku nekat kabur dan menceburkan diri kedalam sungai.

Korban La Semmang ketakutan saat polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara beberapa kali sehingga memilih kabur dan berhasil lolos, namun sayang dia tewas terseret arus deras sungai Bila. 

Sedangkan keempat rekan wanitanya ini tidak melarikan diri dan memilih pasrah ditangkap aparat. 

Rekan-rekan korban yang ikut ditangkap menceritakan Semmang lari saat petugas mengepung rumah dan mengeluarkan tembakan. Mendengar tembakan peringatan itu, korban berusaha lari dan menceburkan diri kedalam sungai yang memiliki luas 300 meter dari tepi dua sisi sungai.

Kebetulan sungai Bila Tanru Tedong ini berdekatan dari rumah TKP hanya berjarak beberapa meter saja. 

Jasad korban baru ditemukan sekitar delapan jam setelah tim dari Polres Sidrap dipimpin Kapolsek Dua Pitue AKP Slamet Paryadi bersama Kasat Intelkam AKP Ali C dan Kasat Reskrim AKP Anita Taherong turun langsung melakukan pencarian. 

Semmang ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi melompat ke sungai, tepatnya sekita pukul 16.30 wita. Pencarian juga turut dibantu oleh ratusan masyarakat sekitar. 

Kapolres Sidrap AKBP Witarsa Aji, SIk dikonfirmasi membenarkan perisitiwa tersebut. Witarsa menjelaskan, tim Krimsus Polda menargetkan kasus sobis penipuan SMS (Short Message Service) melalui belanja online di Internet. “benar, kejadian penggerebakan sobis di Desa Salobukkang pagi tadi. Salah satu pelaku nekat melomcat ke sungai karena menghindari penangkapan. Korban sudah ditemukan dan dalam keadaan sudah tak bernyawa lagi,” ujar Kapolres Witarsa Ai sesaat lalu. 

Menurutnya, penggrebekan anggota Polda ini dengan sasarannya Desa Salobukkang terdeteksi sebagai lokasi para terduga pelaku beraktifitas. “Saat ini, empat terduga pelaku sudah diamankan dan dibawah ke Mapolda untuk pengembangan proses hukum selanjutnya,” tandas Witarsa Aji yang juga mantan Kapolres Enrekang ini. 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, melalui ponselnya mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan terlebih jauh, dan Insya Allah kasus yang menelan korban ini akan kami sampaikan setelah kronologis kejadian diketahui secara lengkap. 

Sementara itu, pasca ditemukannya jasad La Semmang, jasad korban dikemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Tanru Tedong. 

Hasil pemeriksaan medis, korban meninggal karena kehabisan nafas karena berada didalam air terlalu lama. “Korban meninggal karena gagal pernafasan, didalam organ tubuh korban banyak sekali air tertelan oleh korban,”ungkap salah satu medis Puskesmas dr Makkiah.

Selanjutnya, korban dibawa oleh keluarganya dan disemayamkan dirumah duka dijalan Dongi Desa Salo Bukkang kecamatan Dua Pitue, Sidrap. Rencananya, korban akan dikebumikan Jumat (16/6) pagi. (*)


PINRANG — Akun facebook berinisial RG mengupload sejumlah foto yang menunjukkan enam pemuda yang diduga berasal dari Pinrang, sedang mengerjakan ‘salat’. Namun tanpa mengenakan baju. Hal ini seketika menjadi viral di media sosial.

Dalam foto itu, enam pemuda memperagakan salat tanpa berbaju. Informasi yang dihimpun, kejadian itu berlokasi di Masjid Nurul Mubin, Kelurahan Salo, Kecamatan Watang Sawitto.

Kapolres Pinrang, AKBP Adhi Purboyo mengakut telah memperoleh informasi terkait hal tersebut. Terduka pelaku bakal dipanggil ke Mapolres Pinrang untuk mendapatkan penyuluhan agama. “Kita sudah datangi rumahnya. Mereka kami panggil ke Mapolres,” jelas Adhi, Selasa 13/6.

Keenam terduga pelaku masing-masing AR (16), AK (14), AM (14), OG (15), RS (13), dan RL (14). Semuanya merupakan warga disekitar mesjid itu. 


PINRANG — Ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dibawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Pinrang belum menerima dana 

sertifikasi guru untuk triwulan pertama.Semestinya paling lambat diterima pada 30 April 2017 

Guru mengeluhkan lambanya proses pencairan tunjangan sertifikasi yang merupakan hak mereka.

“Kami mempertayakan kenapa guru pai di pinrang belum menerima sertifikasi sedangkan daerah lain sudah menerima”Kata Salah seorang guru  PAI inisial B ,Selasa (6/6/2017)

Kata dia,Kemenag Pinrang terkesan tak peduli akan nasib para guru PAI,sebab hal itu merupakan kasus yang berulang”Apalagi di bulan ramadan tentu kami sangat membutuhkan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari”Keluhnya 

Kepala seksi pendidikan agama Islam Kemenag Pinrang H. Munta mengatakan,dana sertifikasi itu akan segera dicairkan”Paling lambat Rabu 6 Juni dana itu sudah cair”Katanya saat ditemui diruang kerjanya 

Ia beralasan keterlambatan itu disebabkan adanya dua orang guru yang tidak melengkapi berkas sehingga berdampak pada guru lain 

“Kendala lain,menunggu selesai Inspektorat melakukan audit”.(*)


PINRANG — Seorang warga Pinrang Jumadil Haruna menemukan peti kayu berisi uang kuno, kertas dan koin diatas plafon rumahnya, Kampung Paleteang Pinrang, Senin (5/6/2017) Sontak Membuat heboh kerabatnya.

“waktu bersih bersih kan rumah Saya tunggu waktu berbuka puasa. Pas saya pak bersihkan plafon, ada peti kayu saya dapatkan dan isinya berisi uang kuno kertas dan koin berjumlah ratusan lembar,” Jelasnya.

Ia mengaku ketika mendapatkan benda kuno seperti teko dan guci. Dan Benda Kuno lainnya Diduga, peninggalan neneknya.

“ saya baru lihat benda benda inin Apalagi uangnya sebagian besar sudah rusak. Tetapi dari angka diuang itu, kira-kira usianya sudah hampir ratusan tahun. Ada juga uang kertas tempo dulu buatan Bank Indonesia dan uang koin bergambar ayam. Saya mau koleksi saja,” Pungkasnya.(*)

Seorang pelajar inisial SL (14) diperkosa ayah tirinya di Kampung Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Usai menikmati tubuh anaknya, pelaku RD melarikan diri dan akhirnya ditangkap anggota Resmob Polres Pinrang, Sabtu (3/6/2017).


Kanit Resmob Polres Pinrang, Ipda Hasmun mengatakan setelah menggasak keperawanan korban pada bulan Mei 2017, pelaku melarikan diri ke Kampung Kanang, Kecamatan Binuang, Polman, Sulawesi Barat. 

"Setelah korban menceritakan perilaku pelaku kepada ibunya, yang bersangkutan langsung melarikan diri dan bersembunyi di Polman Sulawesi Barat. Hasilnya, Sabtu dini hari tadi pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan," kata Ipda Hasmun.

Saat diamankan dan diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Dalam melakukan aski tidak terpuji itu, pelaku mengancam dan memaksa korban melayani nafsu bejatnya. 

"Pelaku mencekik leher anak tirinya dan menarik celana dalamnya kemudian korban disuruh menuruti nafsu bejat pelaku. Setelah itu, pelaku leluasa memperkosa anak tirinya. Pengakuannya sudah empat kali," jelasnya.




SIDRAP - Seorang warga dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) beralamat Lingkungan Callaccu, Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan ditangkap di perbatasan negara Suriah dan Turki.

Lelaki yang diketahui bernama Rahmat Usman Belaka (24 tahun) ini diduga kuat adalah anggota jaringan radikal ISIS. Dia ditangkap oleh tim Densus 88 di bawah pimpinan Kompol Ridho Purba pada 8 April lalu.

Identitas terduga anggota ISIS tersebut diketahui setelah pihak Badan Intelijen Negara (BIN) menginformasikan kepada kantor Imigrasi Parepare yang melanjutkan ke kantor Kesbangpol Sidrap, Jumat pekan lalu.

Kepala Kantor Kesbangpol Sidrap, Makmur Tahaiya mengatakan, warga Sidrap yang diduga anggota ISIS tersebut, menggunakan alamat yang tidak sesuai dengan KTP di daerah ini.

Menurutnya, dari hasil investigasi langsung di lapangan, ternyata warga tersebut beralamat di Jln Pesantren Selatan, Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Sidrap. "Sementara alamat di KTP-nya, beralamat di Lingkungan Callaccu, Kelurahan Manisa, Kecamatan Baranti, Sidrap," katanya.

Dijelaskannya, hingga saat ini, diduga sudah ada 4 warga Sidrap yang tercatat sebagai anggota ISIS. Keempat terduga anggota ISIS tersebut, dua diantaranya telah dideportasi oleh pemerintah Indonesia melalui tim Densus 88 yang saat ini sudah ditahan di Rutan Brimob Kelapa Dua, Jakarta guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan.


PINRANG - Salah satu pelaku pembunuhan sekaligus pemerkosaan di SDN 189, jalan Melati, Kelurahan Pacongan, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Surya (38) meninggal dunia.

Terpidana kasus pembunuhan ini meninggal setelah menjalani perawatan selama empat hari di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau.

Pelaku meninggal karena penyakit HIV/AIDS yang selama ini dideritanya.

Kepala Rutan IIB Kabupaten Pinrang, Mansyur mengungkapkan, jenasahnya sudah diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.

Surya memang sejak ditangkap dan menjadi terpidana dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan sudah positif menderita HIV/AIDS. Ia dikenal selama ini memang sebagai Waria.

Dalam kasus pembunuhan tersebut, Sury divonis Pengadilan Negeri (PN) Pinrang 20 tahun penjara dan saat ini sementara dalam proses banding.(*)



PINRANG — Wujud keprihatinan Pemerintah Kabupaten Pinrang terhadap petani yang padinya rebah, Bupati Pinrang, Aslam Patonangi terjun langsung membantu petani memanen padi yang rebah tersebut. Bupati Pinrang dua periode ini kelihatan tidak memperdulikan sepatu yang tertanam lumpur dan pakaian yang bersihnya kotor dan berkeringat.

Selain faktor kondisi cuaca, padi yang rebah tersebut disebabkan oleh kondisi padi yang gemuk. Sawah yang dikunjungi Aslam, Jumat (15/4/2016) tersebut berlokasi di desa Caca Bala kecamatan Duampanua.

Selain Bupati Pinrang, Wakil Bupati, Muh. Darwis Bastama, Staf Ahli Pimpinan SKPD terkait, Anggota TNI, Mahasiswa dari STKIP DDI Pinrang, Anggota Pramuka serta masyarakat sekitar dengan unsur Pemerintah Kecamatan ikut serta bergotong royong membantu Petani.

Panen yang dilakukan dengan menggunakan sabit ini dikarenakan kondisi padi yang tidak bisa dipanen dengan mobil Combine yang pada umumnya dipergunakan petani di Pinrang sekarang, sehingga memanen dengan cara manual terpaksa dilakukan.

Selain terjun langsung membantu petani, Aslam juga menyempatkan berbincang langsung dan mengurai persoalan yang ada di sekitar persawahan tersebut yang didampingi Kadis PU, Kadis PSDA, Kadis Pertanian dan Kepala BP4K Kabupaten Pinrang serta pimpinan SKPD terkait.



Setelah Brigpol Eddy Chandra diringkus tim gabungan yang dipimpin langsung Kapolres Pinrang AKBP Adri Irniadi, Kamis (14/4/2016) malam sekira pukul 21.45 WIB di Jakarta, Polres Pinrang juga langsung bergerak dengan mengamankan aset Bandar Narkoba berinisial K, di Pinrang, Jum’at (15/4/2016) pagi.

Bandar ini merupakan bos besar dari Brigpol Eddy Chandra, Edy Wilow dan Brigpol Supardi.
Aset milik K yang sudah ditetapkan sebagai DPO Polres Pinrang yang diamankan tersebut yakni 4 unit mobil Dump Truk.

Dimana 2 unit diamankan di halaman Mapolres Pinrang dan 2 unit lainnya yang berada di rumah K di jalan Veteran Kota Pinrang, dipasangi police line.


  
PINRANG — Seiring perkembangan teknologi yang cukup pesat, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Pinrang terus berinovasi untuk memperkuat jaringan teknologi informasi dengan menggalang kerjasama dengan PT Telkom, berupa penyediaan jaringan khusus bagi kepentingan edukasi yang diharapkan SMK 2 lebih unggul dibidang Informasi Teknology ((IT),

“jaringan internet boleh dikatakan khusus untuk dipakai dikalangan sekolah yang akan menambah sarana sekolah” kata H Syafruddin Ahmad Kepala SMK Negeri 2 Pinrang  di Acara Penamatan dan Perpisahan Kelas XII dirangkaikan penarikan peserta Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan penyerahan penghargaan kepada siswa yang berprestasi.

Menurut Syafruddin bahwa SMK 2 saat ini mempunyai sarana praktek dan edukasi yang lengkap, salah satunya sarana hotel menyatakan lulusan SMK 2 siap memasuki  pasar tenaga kerja, disamping sebagian besar lulusannya siap bersaing memasuki Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta ternama ditanah air.

Sekda Pinrang H Syarifuddin Side yang hadir di acara itu didampingi Ketua Komite SMK 2 H Aswadi Haruna, menilai SMK 2 yang telah melakukan penamatan kesepuluh kalinya telah mengalami kemajuan yang cukup pesat, tahun lalu ada 35 persen siswa yang lolos di PTN dari 60 persen masuk perguruan tinggi sedang sisanya telah memasuki dunia kerja,

“siswa yang berkualitas bukan saja pandai tapi dari perilaku dengan menjauhi narkoba dan minuman keras, jangan ada generasi narkoba yang bisa menghancurkan sendi kehidupan bangsa” tegas Sekda.

Ketua Panitia Penamatan Anasruddin, SPd MPd, mengatakan jumlah siswa SMK 2 sebanyak 1656 orang dengan 6 jurusan, yaitu Teknologi Pengelohan Hasil Pertanian (TPHP), Agrobisnis Perikanan (API), Teknologi Komputer Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Usaha Perjalanan Wisata (UPW) dan Akomodasi Perhotelan (APH), Siswa yang ikut Ujian Nasional 491 orang.(*)


PINRANG — Karena keduanya melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang hati hati dalam berkendara, sebuah mobil truk pengangkut gabah terlibat kecelakaan maut dengan sebuah motor bernomor polisi bernomor polisi DP 2600 DF yang dikendarai Mustari (18), siswa kelas XII SMK Negeri 2 Pinrang yang baru saja pulang dari acara perpisahan di sekolahnya.

Akibat tabrakan ini, Mustari yang merupakan warga Desa Kaliang Kecamatan Duampanua Pinrang tewas di lokasi kejadian.

Kapolres Pinrang AKBP Adri Irniadi melalui Kasat Lantas AKP Dessy Dara Lampabe dalam keterangannya, membenarkan kejadian tersebut.

“Laka lantas itu terjadi di jalan Briptu Suherman Kita Pinrang, Kamis (14/4/2016) sekira pukul 12.30 Wita yang menyebabkab Mustari, pengendara motor yang masih berstatus pelajar meninggal dunia. Peristiwa ini merupakan tabrak lari,” terang Dessy.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi yang melihat kejadian tersebut lanjut Dessy, kecelakaan terjadi disebabkan karena pengendara motor dan pengemudi mobil kurang hati hati dan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga terjadi tabrakan.

“Dari keterangan saksi, identitas mobil truk telah kami kantongi. Saat ini, pengemudi beserta mobilnya yang bernomor polisi DP 8454 DF terdeteksi berada di Kabupaten Barru. Kanit Laka Satlantas Polres Pinrang bersama personilnya sudah saya perintahkan berangkat ke sana untuk menjemput pengemudi bersama mobil truknya,” ungkap Dessy.(*)

Remaja asal Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang, Sulsel, SU (14) menjadi korban pencabulan sekaligus pemerkosaan yang dilakukan Labora (22).

Menurut pengakuan korban, Minggu (10/4/2016) pemerkosaan itu berawal ketika dirinya hendak buang air kecil di samping rumahnya, saat itu pelaku muncul dan mengajaknya dengan alasan ada hal penting yang ingin dibicarakan.

Setelah korban dipaksa ikut oleh pelaku. Korban pun dibawa ke perahu yang terletak di belakang rumahnya dan dipaksa untuk melayani nafsu birahi dengan melakukan hubungan intim.

Semua kronologis yang menimpahnya tersebut, diungkapkan korban ketika melaporkan peristiwa asusila yang dialaminya dalam keterangannya di Mapolres Pinrang. Kejadian yang menimpanya, korban melapor di Polres Pinrang dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 156 / IV / 2016 / sulsel / SPKT tertanggal 07 April 2016.

Sementara itu, Kapolres Pinrang, AKBP Adri Irniadi mengungkapkan, adanya laporan pemerkosaan anak dibawah umur tersebut.

"Pelaku sudah dalam pengejaran oleh jajaran Polsek Mattirosompe dibantu personil dari Polres Pinrang,"jelasnya.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget