Dunia Warnet

Latest Post

Hari ini Samsung kembali meluncurkan produk terbaru mereka yaitu Samsung Galaxy Tab S3. Produk yang baru ini makin lengkap untuk kebutuhan professional kerja, karena kini dilengkapi dengan aksesoris yang semakin menunjang. Diantaranya S-Pen dan juga POGO Wireless Keybboard. Samsung terus menciptakan inovasi yang menjawab kebutuhan pengguna yang terus berkembang. Samsung menghadirkan Samsung Galaxy Tab S3 yang dilengkapi dengan S-Pen untuk menunjang gaya hidup produktif secara optimal, dengan bentuk ergonomis untuk gerakan lebih natural layaknya pulpen sungguhan, ujar Denny Galant selaku IT & Mobile Product Marketing head Samsung Electronics Indonesia.
Adapun spesifikasi dari Samsung Galaxy Tab S3 antara lain yaitu layar super AMOLED berukuran 9,7 inci dengan resolusi QXGA 2048x1536p, dengan SoC Snapdragon 820(Quad-Core 2.15 + 1,6GHz), RAM berkapasitas 4GB serta internal storage sebesar 32 GB. Perangkat ini juga dibekali dengan kamera utama sebesar 13MP dan kamera depan 5 MP.

Kapasitas baterai yang tersedia pun cukup besar yaitu 6000mAh yang juga telah didukung dengan teknologi fast charging. Satu hal yang membuatnya menjadi lebih ekslusif, lebih dari generasi sebelumnya yaitu dengan hadirnya sistem audio “Quad Speaker AKG” by Harman. Terdapat empat buah speaker yang terpasang di setiap sudut perangka, yang juga memiliki fungsi auto rotate stereo sehingga pengguna bisa menikmati pengalaman multimedia dengan lebih menyenangkan.

S-Pen tentu tetap menjadi pengaya andalan dari Samsung Tab S3, yang kini hadir dengan ukuran mata pena sebesar 0,7mm. Perangkat S-Pen ini mampu mengenali tekanan hingga 4096 tingkatan. Dengan desain yang mirip dengan pulpen sungguhan, pengguna juga bisa lebih nyaman dalam mengoperasikan S-Pen tersebut.

S-Pen memiliki beberapa fungsi Screen of Memos, Samsung Notes, dan Air Command. Meski sepertinya ini tidak akan banyak digunakan oleh pengguna, tapi yang jelas berdasarkan pengalaman penggunaan selama demo, S-Pen terbaru ini memang memiliki akurasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya sehingga bisa lebih baik saat digunakan untuk menggambar atau pun lainnya.

Samsung Galaxy Tab S3 dibanderol dengan harga Rp. 9. 999.000 dengan pilihan warna Silver dan Hitam

“Anak emas Gaben”, berapa sering Anda mendengar kalimat tersebut terucap setiap kali membicarakan game MOBA populer – DOTA 2? Sebuah kalimat yang sangat bisa dimengerti mengingat berapa besar perhatian yang diberikan oleh Valve untuk game yang tak pernah gagal memecahkan rekor sebagai turnamen dengan hadiah terbesar lewat The International miliknya. Satu yang menarik? Valve juga terhitung rajin mendengar masukan gamer, termasuk soal skema turnamen yang ia usung. Memberikan hak The Majors kepada pihak ketiga dengan sekedar ikut berkontribusi pada jumlah hadiah yang ada, Valve membuat jumlah turnamen DOTA 2 menggila. Benar-benar menggila.

DOTA 2 Punya 11 Turnamen USD 1 Juta Selama 2017-2018!

Informasi baru disampaikan oleh salah satu talent DOTA 2 ternama – Matthew Bailey aka Cyborgmatt yang berbagi detail turnamen yang akan diselenggarakan setelah The International nanti hingga pertengahan tahun 2018 mendatang. Perubahan skema turnamen yang dilakukan Valve ternyata berhasil memastikan setidaknya 22 turnamen tercipta! Percaya atau tidak, 11 di antaranya bisa dikategorikan ke dalam The Majors dengan hadiah utama USD 1 juta atau sekitar 13 Miliar Rupiah. Begitu padatnya turnamen-turnamen ini, hingga Anda bisa menemukan setidaknya 1 turnamen setiap bulannya hingga bulan Juni 2018 mendatang!

DOTA 2 Punya 11 Turnamen USD 1 Juta Selama 2017-2018!

Minors
  • 11-15 Okt 2017: USD 300.000 – Starladder
  • 19-22 Okt 2017: USD 300.000 – PGL
  • 20 Nov – 26 Nov 2017: USD 300.000 – Perfect World
  • 4 Dec – 10 Dec 2017: USD 300.000 – MarsTV
  • 13 Dec – 17 Dec 2017: USD 300.000 – BTS
  • 12 Jan – 14 Jan 2018: USD 300.000 – GESC
  • 23 Jan – 28 Jan 2018: USD 400.000 – ESL
  • 2 Mar – 4 Mar 2018: USD 300.000 – GESC
  • 16 Mar – 18 Mar 2018: USD 300.000 – GESC
  • 17 Apr – 24 Apr 2018: USD 300.000 – Perfect World
  • 11 Mei – 13 Mei 2018: USD 300.000 – GESC
[ads-post]
Majors
  • 26 Okt – 29 Okt 2017: USD 1.000.000 – ESL
  • 1 Dec – 3 Dec 2017: USD 1.000.000 – Dreamhack
  • 15 Jan – 21 Jan 2018: USD 1.000.000 – Dreamhack
  • 5 Feb – 11 Feb 2018: USD 1.000.000 – PGL
  • 20 Feb – 25 Feb 2018: USD 1.000.000 – ESL
  • 8 Mar – 11 Mar 2018: USD 1.000.000 – BTS + NGE
  • 30 Mar – 7 Apr 2018: USD 1.000.000 – Perfect World
  • 27 Apr – 7 Mei 2018: USD 1.000.000 – Epicenter
  • 14 Mei – 20 Mei 2018: USD 1.000.000 – MarsTV
  • 25 Mei – 27 Mei 2018: USD 1.000.000 – ESL
  • 4 Juni – 10 Juni 2018: USD 1.500.000 – PGL
Ini tentu saja sebuah langkah yang terhitung cukup menarik. Tidak hanya memastikan gamer professional DOTA 2 untuk terus sibuk sepanjang tahun, ini juga berkesempatan untuk membuat pembicaraan terkait DOTA 2 terus mengemuka. WOW!


Salah satu produsen storage paling ternama dunia, Western Digital (WD) belum lama ini meresmikan kehadiran salah satu koleksi media penyimpanan terbarunya. Produk terbaru yang diberi nama WD My Passport Wireless Pro kini resmi dipasarkan di Indonesia.

Jika dilihat dari segi desainnya, WD My Passport Wireless Pro terbaru tampil jauh berbeda dibandingkan dengan produk WD My Passport Wireless pertama yang diperkenalkan pada 2015 lalu. Namun sang produsen tetap merancang media penyimpanan terbarunya untuk memudahkan para penggunanya dalam mengakses data-data yang tersimpan di dalam di mana pun dan kapan pun.

WD My Passport Wireless Pro turut disertai dengan dua konektivitas di antaranya port USB 2.0 dan WiFi. Selain dapat mengakses beragam file pribadi, para pengguna juga bisa melakukan proses setting backup file secara otomatis. Pihak WD mengklaim bahwa perangkat penyimpanan terbarunya ini lebih ditujukan untuk kalangan profesional seperti para fotografer dan videografer. Tidak hanya disertai dengan koneksi WiFi, WD My Passport Wireless Pro juga turut dilengkapi dengan slot SD Card sehingga para profesional dapat dengan mudah melakukan pemindahan file tanpa perlu repot lagi membawa laptop.

Untuk memudahkan para pengguna profesional seperti fotografer atau videografer saat bekerja, My Passport Wireless Pro juga dirancang kompatibel dengan software Adobe Creative Cloud untuk penyuntingan foto dan video secara mobile, dan juga kompatibilitas dengan Plex Media Server, yang mampu memainkan hingga empat alur konten.

Mengenai kapasitas yang tersedia, pihak WD menyediakan beberapa pilihan mulai dari 1 TB, 2 TB, 3 TB dan 4 TB. Sedangkan baterai untuk mengaktifkan WiFi diklaim mampu bertahan hingga 10 jam. Baterai yang terpasang juga bisa dimanfaatkan untuk mengisi ulang perangkat lain seperti smartphone atau kamera digital.

Bagi Anda yang tertarik ingin memiliki My Passport Wireless Pro ini, sudah tersedia di Indonesia dan dibanderol dengan harga mulai dari Rp 2.148.000 dan disertai garansi selama 2 tahun.

Anda pasti sudah biasa atau sering mengakses Control panel untuk melakukan pengaturan pada windows anda. Seperti halnya untuk install dan uninstall program, Power options, System, Backup, Font, Personalization, Display, Device management, dan lain sebagainya. Selain menggunakan control panel, anda juga tentu sudah biasa menggunakan panel atau program lain yang tidak terdapat di control panel seperti registry editor, gpedit, check disk, disk clean, disk defragmenter, System restore, dan juga yang lainnya.

Mudahnya mengakses panel / program di Windows menggunakan Windows Access Panel

Nah bagaimana jika panel-panel atau program-program tersebut dikumpulkan dalam satu jendela? Tentu akan menjadi lebih mudah bagi user mengakses program-program tersebut seperti halnya potong kompas atau memakai jalan pintas. Windows Access Panel yang desain oleh Ritesh Kawadkar untuk The Windows Club adalah software yang menjawab tantangan tersebut. Dengan menggunakan Windows Access Panel, anda akan menjadi lebih mudah dan cepat untuk membuka panel-panel atau pengaturan-pengaturan windows yang sering anda gunakan. Disitu terdapat 3 tab, yaitu tab Basic, Advanced dan about. Buka tab basic atau advanced untuk mencari panel atau program yang lain.

Mudahnya mengakses panel / program di Windows menggunakan Windows Access Panel

Untuk mencobanya silahkan download disini

Setelah itu silahkan diextract terlebih dahulu file hasil download yang berupa zip file, kemudian ubah extensi dari Windows Access Panel.chn menjadi Windows Access Panel.exe.[ads-post]Jika file extension belum muncul silahkan munculkan terlebih dahulu di Folder Options/view.

Mudahnya mengakses panel / program di Windows menggunakan Windows Access Panel

Mungkin Antivirus anda mendeteksi software ini sebagai suspect virus, ignore saja atau masukkan kedalam daftar aman atau save list. Perlu diketahui Windows access panel ini support untuk windows 8 dan windows 7 dan merupakan software portable.

Menyambut hadirnya prosesor Threadripper, produk untuk segmen high-end desktop dari AMD, Gigabyte merilis sebuah motherboard baru mereka. Motherboard ini masuk ke dalam jajaran produk gaming mereka yang belakangan ini hadir dengan nama Aorus. Tentunya, motherboard yang baru dirilis itu mengusung soket TR4 dan hadir dengan chipset AMD X399.

Rilis X399 Aorus Gaming 7

Motherboard untuk AMD Threadripper yang diperkenalkan Gigabyte adalah X399 Aorus Gaming 7. Tampaknya, motherboard ini akan diposisikan sebagai produk kelas menengah-atas. Gigabyte melengkapi produk yang satu ini dengan delapan slot DIMM DDR4 yang mendukung penggunaan RAM quad-channel, serta lima slot PCIe 3.0 x16.

Gigabyte menyediakan tiga slot M.2 di motherboard ini, dengan dua di antaranya mendukung SSD M.2 dengan panjang hingga 110 mm. Ketiga slot ini dilengkapi dengan Thermal Guard, heatsink yang diharapkan bisa menjaga suhu operasi SSD M.2. Selain itu, terdapat juga 8 port SATA III. Motherboard ini juga menawarkan USB 3.1 Gen. 2, baik di backpanel maupun melalui konektor untuk front panel.

Juga Tawarkan Fitur Khas Aorus

Beberapa fitur yang umum dijumpai di motherboard lini Aorus pun dihadirkan Gigabyte ke X399 Aorus Gaming 7 ini, seperti RGB Fusion, dengan dukungan untuk digital LED. Gigabyte juga menyediakan Killer E2500 untuk Gigabit Ethernet, serta dukungan untuk WiFi AC. Motherboard ini disebut akan mulai dipasarkan pertengahan bulan Agustus 2017 ini.

Samsung Uji Coba LTE 1.2 Gbps di Modem SoC Galaxy S8
SoC premium dari Samsung, Exynos 8895, tampaknya akan mendapatkan modem yang lebih kencang. Berdasarkan kabar yang baru saja muncul, Samsung meningkatkan kemampuan modem di SoC Exynos 8895, SoC yang digunakan oleh Galaxy S8 dan Galaxy S8+. Kini, modem di SoC tersebut mendukung 4G LTE dengan kecepatan downlink hingga 1.2 Gbps!
Samsung Exynos
Dukung LTE Cat. 18

Modem di SoC Exynos 8895 semula “hanya” mendukung LTE Cat. 16 dengan 5CA (Carrier Aggregation). Kecepatan yang bisa ditawarkan oleh modem tersebut “hanya” mencapai 979 Mbps, atau sekitar 1 Gbps. Kini, Samsung menyebutkan bahwa modem di Exynos 8895 bisa menawarkan kecepatan yang lebih tinggi lagi dari kecepatan yang sudah terbilang tinggi itu.

Samsung menyebutkan bahwa kini modem di Exynos 8895 bisa mendukung LTE Cat. 18 dengan 6CA. Kecepatan maksimal yang didukung oleh modem ini mencapai 1174 Mbps, atau sekitar 1.2 Gbps. Modem baru ini disebut akan mulai tersedia di chip yang diproduksi Samsung menjelang akhir tahun 2017 ini.

Belum Akan Hadir di Galaxy Note 8?

Bila Samsung baru berencana menggunakan modem baru ini menjelang akhir tahun 2017 nanti, kemungkinan kecepatan hingga 1.2 Gbps ini belum bisa dirasakan oleh Galaxy Note 8. Memang, Galaxy Note 8 akan mengusung SoC Exynos 8895. Namun, bisa jadi kecepatan yang ditawarkan baru akan setara dengan Galaxy S8/Galaxy S8+ saja. Belum diketahui apakah nantinya Exynos 8895 dengan modem yang lebih kencang itu benar-benar akan diproduksi massal dan digunakan di smartphone baru, atau Samsung hanya sekadar melakukan uji coba saja dengan Exynos 8895, dan baru menggunakan modem ini di SoC premium mereka generasi berikutnya.

ASUS Hadirkan 3 Motherboard untuk Threadripper

Saat menghadiri salah satu sesi yang digelar oleh ASUS di Computex 2017 lalu, kami sempat melihat motherboard baru yang disiapkan ASUS untuk mendukung Threadripper, prosesor high-end desktop AMD. Kini, seiring dengan resmi dirilisnya Threadripper, ASUS juga resmi merilis motherboard yang disebut Zenith Extreme tersebut. Namun, tidak hanya motherboard itu saja, ASUS juga menghadirkan dua motherboard X399, chipset pendukung Threadripper, yang lain!

Tiga Motherboard Baru untuk Threadripper Selain ROG Zenith Extreme, motherboard X399 yang diperkenalkan ASUS adalah Strix X399-E Gaming dan Prime X399-A. Hadirnya tiga motherboard tersebut diharapkan bisa mengisi kebutuhan motherboard untuk Threadripper di kelas yang berbeda. Tentu saja, ROG Zenith Extreme akan diposisikan di kelas teratas, dan hadir dengan fitur terbaik di antara ketiganya.

Ketiga motherboard tersebut sama-sama menawarkan 4 slot PCIe 3.0 x16, tetapi hanya ROG Zenith Extreme yang menawarkan dukungan untuk 4-way SLI/Crossfire, sementara dua motherboard X399 ASUS yang lain hanya menawarkan dukungan 3-way SLI/Crossfire. Untuk M.2, ROG Zenith Extreme menawarkan hingga 3 slot M.2, sementara Strix X399-E Gaming dan Prime X399-A hanya dilengkapi 2 slot M.2. Menariknya, ROG Zenith Extreme juga hadir dengan dukungan 10GbE dan WiGig (WiFi AD).

Mulai Tersedia Bulan Agustus 2017
Dua dari tiga motherboard Threadripper dari ASUS ini, ROG Zenith Extreme dan Prime X399-A, disebut akan tersedia mulai bulan Agustus 2017 ini. Sementara Strix X399-E Gaming tampaknya baru akan tersedia selang beberapa waktu kemudian. Untuk harga, ASUS menyebutkan bahwa ROG Zenith Extreme akan dipasarkan dengan harga USD 550 dan Prime X399-A dengan harga USD 350.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget