Dunia Warnet

Latest Post


Beberapa hari yang lalu sempat muncul kabar mengenai smartphone flagship terbaru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat oleh Sharp, yaitu smartphone Sharp Aquos S2. Kabar terbarunya, Sharp secara resmi akan merilis smartphone Sharp Aquos S2 ini pada tanggal 8 Agustus mendatang pada sebuah acara di Beijing.

Smartphone Sharp Aquos S2 ini merupakan smartphone dengan layar benar-benar “full-screen” dan bezel-less. Menariknya, smartphone Sharp Aquos S2 ini akan hadir dengan scanner fingerprint yang berada di bawah layar dan jika benar maka smartphone Sharp Aquos S2 ini akan menjadi smartphone pertama yang memiliki fitur scanner fingerprint “under-screen” ini.

[ads-post]

Smartphone Sharp Aquos S2 ini kemungkinan besar dibekali dengan layar berukuran 5.5 inci yang memiliki resolusi 4K. Untuk kameranya, smartphone Sharp Aquos S2 ini akan dilengkapi setup dual camera dengan konfigurasi lensa 12MP dan lensa 8MP. Untuk dapur pacunya, kabarnya smartphone Sharp Aquos S2 ini akan ditenagai oleh SoC Snapdragon 660 dan RAM 6GB.

Sayangnya, sepertinya Sharp tidak akan menyediakan smartphone Sharp Aquos S2 ini di pasar smartphone Amerika Serikat dan Eropa. Selain itu, hingga saat ini masih belum diketahui informasi mengenai harga yang dibanderol untuk sebuah smartphone Sharp Aquos S2 ini. Jadi, mari kita tunggu saja informasi resmi dari Sharp ketika meluncurkan smartphone ini pada tanggal 8 Agustus mendatang.


Tahun ini, Google baru saja memperkenalkan sistem operasi Android terbaru mereka yang diberi nama Android O, dan akan menjadi suksesor bagi Android 7.0 Nougat. Mengesampingkan apakah banyak perangkat saat ini telah berjalan di OS Android N, pihak Google sendiri sudah merilis versi preview dari Android O tersebut dalam beberapa bulan kemarin.

Setelah itu, pihak Google dikatakan akan mulai merilis Android O versi lengkap secara resmi dalam waktu mendatang. Diperkirakan, perilisan resmi akan dimulai pada minggu depan nanti. Selain itu, akan ada beberapa perangkat yang akan langsung mendapatkan sistem operasi tersebut, dengan Google Pixel merupakan salah satu dari sekian perangkat yang akan mendapatkan update Android O.

[ads-post]

Untuk saat ini, pihak Google belum memberikan kode nama untuk Android O, di mana seperti yang kita ketahui bahwa seluruh sistem operasi Android kerap diberi nama dengan nama makanan ringan atau pencuci mulut yang familiar di telinga banyak masyarakat. Tapi karena belum ada nama khusus, maka untuk saat ini Android O hanya disebut demikian saja.

Sementara itu, setelah perilisan resmi Android O, tentu saja perangkat lain juga akan turut mendapatkan update yang sama. Tapi di hal yang sama, OS Android N sendiri juga masih belum merata dalam peredarannya, sehingga ada yang meragukan apakah Android O ini sendiri sudah cukup final untuk bisa dirilis secara publik.


Ada alasannya mengapa banyak game saat ini, terutama yang punya aura kompetitif kuat, mulai melirik free to play sebagai format rilis. Karena jika berkaca pada beberapa judul game PC yang mengusung konsep yang serupa, tidak sedikit dari mereka yang berhasil meraup keuntungan besar darinya. Penjualan item kosmetik atau ekstra konten tambahan ternyata efektif selama mereka mampu menawarkan gameplay yang menarik di atasnya. Rasa cinta yang kuat dari komunitas juga berkontribusi kuat. Tidak percaya? Lihat saja game MOBA racikan Riot Games – League of Legends.

BerdasarkanBerdasarkan data dari badan riset – Superdata yang punya kredibilitas tinggi, League of Legends disebut-sebut merupakan game PC dengan pendapatan terbesar untuk tahun 2017 sejauh ini. Satu yang menarik, laporan ini juga membicarakan pasar Asia yang mulai mendominasi dan berkontribusi pada kinerja game-game kompetitif populer saat ini, khususnya China. Superdata juga merilis daftar game-game terlaris konsol di periode yang sama. Lantas, game mana saja yang berhasil meraih pendapatan raksasa selama Januari – Juni 2017 kemarin? Ini dia:


[ads-post]

PC
  1. League of Legends
  2. Dungeon Fighter Online
  3. Crossfire
  4. Fantasy Westward Journey Online II
  5. World of Warcraft
  6. World of Tanks
  7. DOTA 2
  8. Overwatch
  9. Counter Strike: Global Offensive
  10. New Westward Journey Online II
Console
  1. FIFA 17
  2. GTA V
  3. Battlefield 1
  4. Call of Duty: Infinite Warfare
  5. Ghost Recon: Wildlands
  6. Call of Duty: Black Ops III
  7. Destiny
  8. Madden NFL 17
  9. NBA 2K17
  10. Overwatch

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda berkontribusi pada salah satu angka dari game di atas?



Tampaknya saat ini hanya Samsung saja yang masih meluncurkan produk smartphone dengan desain flip. Baru-baru ini perusahaan asal korea tersebut mengumumkan perangkat terbarunya yaitu Samsung ‘Leadership 8’.

Perangkat ini merupakan smartphone kelas premium dari Samsung, dimana Leadership 8 mengusung layar SuperAMOLED berukuran 4,2 inci dengan resolusi FullHD, SoC Snapdragon 821, RAM 4GB serta internal storage 64GB.


Dari tampilDari tampilan yang dihadirkan pun berkesan mewah. Perangkat ini memiliki material dengan bahan Aluminium Alloy yang kelasnya setara dengan material body pesawat terbang. Tampak Leadership 8 sangat cocok dengan namanya, hadir dengan desain yang terkesan elegan dan solid.

Leadership 8 juga dibekali dengan kamera beresolusi 12 MP dengan aperture F/1.7. Entah apakah sensor yang digunakan oleh Samsung untuk Leadership 8 ini kelasnya sama dengan yang digunakan di Samsung S8 atau tidak. Sementara di bagian depan, terdapat sensor beresolusi 5 inci.

Tentu saja perangkat ini memiliki tombol fisik, dengan format alphabetic. Anehnya, kapasitas baterai yang tersedia untuk perangkat ini terbilang kecil. Yaitu hanya memuat baterai dengan kapasitas 2300mAh.

Perangkat ini baru diperkenalkan oleh Samsung di wilayah China saja. Belum diketahui apakah Samsung akan memasarkannya di wilayah lain. Sayangnya Samsung juga belum menyebutkan berapa kisaran harga yang dibanderol untuk perangkat yang satu ini. Kalau produk ini masuk di tanah air, kira-kira berapa harga yang pas ya?

Apa itu Death Stranding? Selain Hideo Kojima dan beberapa petinggi Kojima Productions dan Sony, tidak ada yang tahu jelas soal game yang sudah melibatkan beberapa talenta besar Hollywood yang satu ini. Kojima sempat menyebutnya sebagai game action open-world AAA, walaupun tetap menjanjikan mekanik gameplay yang belum pernah ada di industri game sebelumnya. Satu yang pasti, lewat serangkaian screenshot dan trailer awal yang dirilis, ia memang terlihat seperti game dengan visual yang memanjakan mata. Begitu dominannya aspek visual ini, hingga mereka tak ragu membicarakan salah satu aspek yang mungkin akan diabaikan oleh gamer begitu saja – kabut.[ads-post]Berbicara dBerbicara di presentasi Siggraph 2017 di Los Angeles, Giliam de Carpentier – Tech Programmer Guerillla Games dan Kohei Ishiyama dari Kojima Productions memutuskan untuk membicarakan salah satu aspek visual kunci untuk Death Stranding nantinya – kabut. Menjadikan Decima Engine dari Horizon Zero Dawn sebagai basis, mereka akan mengaplikasikan teknologi baru untuk menciptakan kabut yang lebih realistis. Kojima Productions kabarnya mengembangkan teknologi mereka sendiri untuk mencapai hal tersebut, membuat kabut ini dipengaruhi oleh ragam efek lingkungan yang lain. Anda bisa membaca pendekatan teknisnya di sini.

Kojima Productions Perlihatkan Visual Kabut Memesona Death Stranding

Death Stranding saat ini sudah dikonfirmasikan mulai berjalan di Playstation 4, walaupun Hideo Kojima sendiri saat ini masih sibuk mengerjakan mekanik gameplay dan cerita yang akan ia usung. Belum ada informasi lebih jauh soal rencana rilis yang ada. That Decima Engine..

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andi Nawir Pasinringi meninggal dunia di Makassar, Jumat (4/8/2017). Mantan Bupati Pinrang dua periode itu tutup usia hanya berselang 14 hari sebelum ulang tahunnya yang ke 67, 17 Agustus 2017 mendatang.

Andi Nawir Pasinringi, Pemimpin yang Banyak Mengubah Pinrang

Jenazah almarhum,sudah diberangkatkan dari Makassar, menuju Pinrang, sebelum azan subuh. Ucapan duka cita pun mengalir di media sosial sesaat setelah berita itu terposting lewat halaman facebook resmi Andi Nawir Pasinringi.

Nawir adalaAndi Nawir adalah birokrat murni. Dia alumnus Institut Ilmu Pemerintahan, karier dimulai dari pamong sebagai kepala desa, camat, kepala dinas, asisten pemerintahan, bupati, anggota DPRD provinsi, calon wakil gubernur, dan terakhir meninggal dunia dalam kapasitas sebagai wakil rakyat level Republik.[ads-post]"Beliau daalah Sosok pemimpin yang selalu dirindukan oleh rakyat krn mampu dan peka' terhadap kebutuhan rakyatnya.. Pinrang mengalami perubahan yang sangat signifikan selama beliau memimpin 'bumi Lasinrang'," kata Ketua Umum at DPD II KNPI Pinrang Wahid Nara Iwa ·

Nawir ke parlemen dengan dua partai berbeda, Demokrat dan Gerindra. Di DPRD provinis 2009 dia mewalili Partai Demokrat dari dapil Pinrang, Enrekang, Sidrap. Di parlemen pusat, dia mewakili pemilih dari Dapil III, Pinrang, Sidrap, Enrekang, Toraja, Luwu Raya.


Kini Nawir duduk di Komisi IV yang membidangi kehutanan, perkebunan, pertanian, perikanan dan pangan. Aktivitas terakhirnya, di parlemen 10 Juli 2017 lalu menghadiri rapat paripurna di Senayan, kunjungan komisi ke Papua, dan lebaran di Pinrang, sekaligus menyatakan dukungan kepada Abdul Latief, sekprov Sulsel menjadi calon Bupati Pinrang.

Gambar Case Ungkap Design Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL
Smartphone Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL merupakan salah satu smartphone yang paling ditunggu-tunggu tahun ini, mengingat tahun lalu pendahulunya yaitu smartphone Google Pixel dan Pixel XL hadir dengan desain dan fitur yang sangat menarik. Terkait smartphone Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL, baru baru ini telah beredar gambar case gel yang mengungkap desain smartphone Google Pixel 2 dan Pixel XL.

Pada gambar tersebut terlihat case gel smartphone Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL ini diproduksi oleh Olixar. Selain itu, terlihat ukuran kaca di bagian belakang smartphone Pixel 2 dan Pixel 2 XL dikurangi sehingga tidak sampai bagian sensor fingerprint. Gambar gel case ini juga mengkonfirmasi bahwa smartphone Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL hanya akan dibekal dengan satu sensor kamera saja.



Pada gambar gel case tersebut juga terlihat bahwa layar yang digunakan pada smartphone Pixel 2 dan Pixel 2 XL juga lebih besar dengan bezel yang sangat tipis. Selain itu juga terlihat speaker telinga di bagian atas layar dengan desain memanjang. Jika dilihat secara keseluruhan, desain smartphone Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL memiliki peningkatan perubahan desain dari pendahulunya.

Pihak Olixar mengkonfirmasi bahwa smartphone Pixel 2 dan Pixel 2 XL tidak lagi hadir dengan port audio 3.5mm sehingga pengguna harus menggunakan port USB Type-C ketika ingin menggunakan headset. Saat ini case tersebut sudah tersedia untuk pre-order dengan harga €5.59 atau sekitar 88 ribu rupiah, khusus untuk yang berwarna bening dibanderol dengan harga €8.95 atau sekitar 141 ribu rupiah.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget