Dunia Warnet

Latest Post

Kisah Facebook ternyata tak selalu tentang kisah sukses. Aplikasi kloningan Snapchat, LifeStage, adalah contohnya. Secara konsep, aplikasi ini sengaja dibuat untuk menyasar remaja. LifeStage sengaja dibuat untuk mereka yang berusia dibawah 21 tahun. Aplikasi yang mirip Snapchat ini resmi ditarik dari App Store pada 4 Agustus lalu. 

Facebook Tutup Aplikasi Kloningan Snapchat

Aplikasi tersebut malah sudah tak mendapatkan pembaruan sejak Oktober 2016. Jelas bahwa Facebook memang tidak berniat untuk mempertahankan aplikasi ini sejak lama. Selain itu, aplikasi ini pun tidak pernah berhasil menaiki tangga popularitas di App Store.

"Kami awalnya meluncurkan Lifestage untuk mempermudah remaja di AS untuk terhubung dengan orang lain di sekolah mereka dengan membuat profil video dengan konten untuk semua hal yang membentuk identitas mereka," kata juru bicara Facebook,

Lifestage sendiri sebenarnya diciptakan oleh Michael Sayman, karyawan Facebook yang baru berusia 20 tahun untuk membantu remaja menemukan dan berhubungan dengan teman-teman mereka di sekolah yang sama. Aplikasi ini memungkinkan remaja membagikan video dan foto dengan teman sekelas secara terbuka.

Namun, aplikasi ini punya masalah terkait isu privasi. Pertama soal batasan umur, siapapun bisa mendaftar dan memalsukan tanggal lahir mereka. Kedua, pengguna tak bisa membatasi siapa yang bisa melihat konten yang mereka poskan. Semua yang diunggah di LifeStage bisa dilihat oleh siapapun, didalam atau luar sekolah. 

Meskipun aplikasi ini tak pernah ngetren di kalangan remaja, namun Facebook berkilah Lifestage telah memberikan banyak pelajaran pada produk kloningan Snapchat mereka lainnya, Instagram dan Facebook Stories.

"Remaja terus membuat bagian penting dari komunitas global di Facebook, dan kami telah belajar banyak dari Lifestage. Kami akan terus memasukkan pembelajaran ini ke dalam fitur di aplikasi Facebook utama," tutupnya, seperti dikutip dari Business Insider dan The Verge

Saat ini, produsen smartphone mulai terlihat mencoba menawarkan inovasi unik di produk yang mereka hadirkan untuk menambah daya saing di pasar smartphone. Beberapa inovasi unik yang sudah populer di antaranya edge screen yang dimulai oleh Samsung dan lensa kamera wide angle dari LG. Kini, Meizu tampaknya mencoba memulai tren inovasi baru, yaitu secondary screen di belakang smartphone.

Meizu X2 Hadir Dengan 2nd Screen Bulat

Setelah lebih dahulu memperkenalkan layar AMOLED di belakang smartphone untuk Meizu Pro 7, perusahaan asal China ini kembali menawarkan produk lain dengan secondary screen. Menariknya, smartphone baru itu tidak mengusung layar dengan desain serupa dengan Meizu Pro 7. Smartphone yang disebut X2 ini justru mengusung layar bulat.[ads-post]Konsep fitur tersebut terlihat pada sebuah foto yang beredar di Internet, yang disebut adalah Meizu X2. Smartphone itu terlihat unik karena memiliki layar bulat di bagian belakang. Banyak yang berpendapat bahwa layar bulat juga akan menghasilkan desain yang lebih menarik bila dibandingkan layar persegi panjang seperti yang digunakan Pro 7.

Sayangnya, hingga saat ini Meizu belum memberikan konfirmasi terkait kebenaran kabar ini. Selain itu, belum ada juga informasi mengenai spesifikasi dari smartphone Meizu X2 ini. Besar kemungkinan smartphone ini masih ada dalam tahap pengembangan, dan tidak akan hadir dalam waktu dekat ini.

Salah satu perusahaan yang juga bermain di ranah storage, Toshiba, beberapa waktu lalu merilis produk SSD terbaru mereka. Toshiba menyebut SSD baru mereka ini sebagai lini SG6. SSD ini disebut menawarkan chip TLC BiCS terbaru mereka, yang menawarkan kapasitas besar dan kecepatan tinggi.

Toshiba Perkenalkan SSD Baru SG6

Hanya Tawarkan SSD SATA

Toshiba menyebutkan bahwa SSD SG6 ini merupakan SSD SATA, dengan memanfaatkan standar SATA Revision 3.3. Kecepatan baca yang diusung SSD SG6 ini disebut mencapai 550 MB/s. Sementara untuk tulis, Toshiba menyebutkan SSD SG6 ini bisa menangani penulisan data hingga kecepatan 535 MB/s.[ads-post]Satu hal yang disebut Toshiba akan ditawarkan oleh SSD SG6 ini adalah konsumsi daya yang lebih baik bila digunakan di perangkat mobile. Hal itu didapatkan dari penggunaan flash memory baru dan juga optimasi yang dilakukan oleh Toshiba. SG6 disebut akan menawarkan konsumsi daya lebih rendah 40% dari generasi SSD Toshiba sebelumnya.

Form Factor 2.5″ dan M.2

SSD SG6 ini akan hadir dalam form factor 2.5″ dan M.2. Sayangnya, untuk M.2, standar yang digunakan bukan NVMe, melainkan SATA saja. Toshiba menyebutkan bahwa SG6 ini akan tersedia dalam opsi kapasitas 256 GB, 512 GB, dan 1 TB SG6 ini juga dilengkapi dengan fitur keamanan yang mendukung enkripsi dengan standar TGC Opal 2.01.

Prosesor Coffee Lake tampaknya akan resmi diperkenalkan Intel dalam bulan Agustus 2017 ini! Coffee Lake sendiri merupakan arsitektur yang digunakan oleh Core i 8th Generation, penerus dari Kaby Lake. Intel sudah menampilkan informasi resmi di situs mereka yang menunjukkan bahwa perkenalan prosesor Coffee Lake akan dilakukan tanggal 21 Agustus mendatang!

Intel Akan Perkenalkan Coffee Lake Tanggal 21 Agustus

Coffee Lake Siap Tahun 2017 Ini!

Intel menyebutkan secara spesifik bahwa Core i 8th Generation, atau Coffee Lake, akan siap untuk tahun 2017 ini. Acara perkenalan yang digelar ini tampaknya ditujukan untuk memberikan gambaran awal terkait performa dari Coffee Lake. Memang, dalam beberapa waktu terakhir ini, bocoran terkait Coffee Lake sudah mulai banyak beredar di Internet.[ads-post]Namun, Intel bisa jadi hanya akan memperkenalkan beberapa prosesor tertentu saja dari lini Core i 8th Generation ini. Berdasarkan gambar pendukung yang digunakan oleh Intel, Coffee Lake yang diperkenalkan tanggal 21 Agustus tersebut bisa jadi adalah varian untuk perangkat mobile. Prosesor untuk desktop mungkin aja baru akan diperkenalkan di kemudian hari. Hal seperti ini sudah pernah terjadi sebelumnya.

Intel Akan Perkenalkan Coffee Lake Tanggal 21 Agustus

Laptop Coffee Lake di Gamescom 2017?

Perkenalan Core i 8th Generation ini sesuai dengan jadwal salah satu acara akbar dunia, yaitu Gamescom 2017. Ada kemungkinan, laptop pertama dengan basis Coffee Lake akan muncul di acara tersebut, yang akan digelar di Cologne, Jerman, tanggal 22 – 26 Agustus. Mari kita lihat saja, apakah benar laptop Coffee Lake akan muncul di sana.

Beberapa waktu sebelumnya, Twitter akhirnya meresmikan fitur Night Mode pada Twitter Mobile yang bisa diinstal pada perangkat mobile bersistem operasi iOS maupun Android. Night Mode ini tentunya akan sangat membantu kepada para pengguna yang lebih menyukai penampilan gelap dan tidak terlalu silau bagi mereka. Dan sepertinya mode ini akan diajukan juga untuk versi desktop di masa yang akan datang.

Uji coba untuk memberikan Night Mode terhadap Twitter versi desktop tengah dimulai, seperti yang bisa dilihat pada gambar di mana penampilan Twitter menjadi lebih gelap dan mungkin akan lebih bisa diterima oleh sebagian penggunanya yang menyukai tema warna gelap pada situs media sosial tersebut.[ads-post]Tentu saja, uji coba ini masih sangat selektif dan belum semua pengguna sudah bisa menikmatinya. Tidak ada penjelasan yang signifikan maupun mendetil akan bagaimana Twitter memilih beberapa user untuk bisa melakukan uji coba terhadap fitur baru mereka untuk versi desktop tersebut. Namun demikian, jika Anda adalah pengguna Twitter dekstop yang sudah lama menunggu mode Night ini, tunggu saja tanggal mainnya hingga fitur ini hadir secara resmi nantinya.

Saat ini, kebanyakan motherboard LGA 2066, yang mendukung Skylake X dan Kaby Lake X, umumnya dipasarkan dengan harga tinggi. Hal itu disebabkan karena tuntutan dukungan untuk fitur Skylake X, seperti RAM quad-channel dan PCIe lane yang banyak, yang umumnya ditawarkan di motherboard-motherboard tersebut. Gigabyte mencoba untuk menawarkan motherboard LGA 2066 dengan harga yang lebih rendah, yang mereka tujukan khusus untuk prosesor Kaby Lake X.
Gigabyte Rilis Motherboard Khusus Kaby Lake X

LGA 2066 Hanya dengan RAM Dual-Channel

Salah satu yang dilakukan Gigabyte untuk menekan harga jual dari motherboard LGA 2066 baru mereka ini, X299 Aorus Gaming, adalah menghilangkan beberapa fitur yang tidak dibutuhkan Kaby Lake X. Mereka hanya menawarkan empat slot DIMM DDR4, yang hanya mendukung konfigurasi RAM dual-channel. Kaby Lake X sendiri memang tidak mendukung konfigurasi RAM quad-channel.[ads-post]X299 Aorus Gaming ini juga hadir dengan hanya 3 slot PCIe x16 dengan dukungan multi-graphics card hanya 2-way SLI/Crossfire saja, serta hanya mendukung prosesor Core i5-7640X dan Core i7-7740X. Selain itu, Gigabyte juga mengurangi komponen pemasok daya ke prosesor karena memang Kaby Lake X tidak membutuhkan daya sebesar Skylake X. Fitur-fitur yang ada di motherboard ini bisa dikatakan lebih dekat dengan motherboard LGA 1151 dibandingkan LGA 2066 pada umumnya.

Usung Fitur Khas Aorus

Sebagai produk di bawah sub-brand Aorus, Gigabyte tetap memperhatikan dukungan untuk fitur-fitur khas lini tersebut di motherboard ini. X299 Aorus Gaming hadir dengan fitur RGB Fusion, cFosSpeed untuk Intel GbE LAN, serta AMP-UP Audio. Sayangnya, belum diketahui berapa harga dari motherboard LGA 2066 “lite” ini.

Kian Canggih, - iPhone 8 memang bakal menjadi smartphone flagship yang kini tengah ditunggu-tunggu oleh para konglomerat. Bahkan, semakin mendekati September, justru semakin kian banyak bocoran informasi mengenai keunggulan atau spesifikasi iPhone 8 yang beredar di internet. Menurut dari berbagai laporan, Apple pun juga akan mengumumkan tiga iPhone baru pada bulan September 2017 mendatang.


Menurut kabar yang telah beredar, dari tiga smartphone terbaru Apple, tampaknya iPhone 8 adalah flagship yang paling sering mencuri perhatian publik. Bahkan, kini kembali muncul laporan tentang iPhone 8, yaitu kamera utama atau belakangnya bisa merekam video berkualitas 4K dengan 60 frame per second (fps). Kecanggihan apa lagi yang akan ditawarkan flagship buatan Apple ini?

Bukan sekedar rumor semata melainkan informasi ini diketahui dari screenshot spesifikasi kamera iPhone 8 yang kini sudah beredar luas di internet. Bahkan, pada gambar tersebut terdapat kode dengan keterangan 4K yaitu CAM Capture Capabilities is Back 4k Video Supported.[ads-post]Di sisi lain, tampak juga keterangan kode yang menandakan bahwa kamera depan iPhone 8 juga memiliki kemampuan untuk merekam video dengan kualitas 4K yang juga telah dilengkapi fps yang sama. Akan tetapi, pada gambar tersebut, tidak ada keterangan secaraa lebih rinci lagi terkait dengan kemampuan pada resolusi kamera.

Berita lain pun juga mengatakan bahwa iPhone 8 nantinya akan diumumkan bersamaan dengan diluncurkannya varian iPhone 7s dan 7s Plus pada September 2017. Namun, menurut sejumlah laporan, iPhone 8 akan dijual satu atau dua bulan setelah peluncuran pertamanya di tahun 2017 ini.

Terlepas dari kabar tersebut, sampai saat ini pun pihak Apple masih menutup mulut dan enggan memberikan keterangan atau konfirmasinya mengenai tanggal pengumuman tiga iPhone terbaru buatannya tersebut. Tampaknya, keengganan Apple untuk memberikan tanggapan terhadap beberapa rumor dari produk buatan perusahaan asal Negeri Paman Sam itu wajar. Mengingat selama ini dikenal tidak suka mengomentari rumor produk-produk yang belum diumumkan secara resmi.

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget